BNPB: Gempa M 6,7 Sulteng Sebabkan Korban Jiwa, Sigi Paling Parah

Kerusakan rumah warga akibat gempabumi yang mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6). (BPBD Kabupaten Sigi)

SULTENG AMANAH INDONESIA, PALU -- Guncangan gempa magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (16/6/2026) meninggalkan luka mendalam bagi warga di sejumlah daerah. 

Saat kepanikan mulai mereda, data kerusakan dan korban terus bertambah seiring proses pendataan yang dilakukan pemerintah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan satu warga meninggal dunia, puluhan orang mengalami luka-luka, sementara ratusan warga lainnya terdampak akibat gempa yang dirasakan hingga berbagai wilayah di Sulawesi Tengah.

Kabupaten Sigi menjadi daerah yang mengalami dampak paling berat. Selain mencatat korban jiwa, wilayah ini juga mengalami kerusakan rumah, fasilitas ibadah, gedung perkantoran, hingga infrastruktur transportasi yang menghubungkan sejumlah daerah.

Sigi Menanggung Dampak Terbesar

Di tengah aktivitas evakuasi dan pendataan, Kabupaten Sigi tercatat sebagai wilayah dengan kerusakan paling signifikan.

BNPB mencatat sekitar 89 kepala keluarga atau 272 jiwa terdampak di daerah tersebut. Sebanyak 22 warga mengalami luka ringan dan 13 lainnya mengalami luka berat.

Selain korban manusia, puluhan rumah warga rusak dengan tingkat kerusakan yang bervariasi. Sejumlah fasilitas umum juga mengalami kerusakan, termasuk tempat ibadah, gedung pemerintahan, jembatan, hingga fasilitas usaha masyarakat.

Kondisi ini membuat pemerintah daerah memusatkan penanganan darurat di wilayah tersebut.

Jalan Palu-Sigi-Poso Terputus

Dampak gempa tidak hanya dirasakan warga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami luka-luka. Aktivitas masyarakat juga terganggu akibat kerusakan infrastruktur.

Salah satu akses penting yang menghubungkan Palu, Sigi, dan Poso dilaporkan mengalami amblas sehingga menghambat mobilitas warga maupun distribusi bantuan.

Di Kota Palu, kerusakan juga dilaporkan terjadi pada Jembatan III serta beberapa bangunan usaha yang terdampak guncangan.

Kerusakan infrastruktur tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan darurat karena berpengaruh terhadap kecepatan distribusi logistik dan akses layanan masyarakat.

Pemerintah Siapkan Status Tanggap Darurat

Menghadapi kondisi tersebut, BPBD bersama pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait terus melakukan kaji cepat di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Sigi saat ini sedang memproses penetapan status tanggap darurat selama 14 hari untuk mempercepat mobilisasi bantuan dan sumber daya penanganan bencana.

Posko lapangan telah dipusatkan di Kantor Camat Nokilalaki sebagai pusat koordinasi penanganan wilayah terdampak.

Sementara di Kabupaten Poso, tenda darurat mulai didirikan di area RSUD untuk mendukung pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan penanganan medis.

Gempa Susulan Masih Terjadi

BNPB mengingatkan bahwa aktivitas gempa susulan masih terus tercatat setelah gempa utama mengguncang wilayah Sulawesi Tengah.

Masyarakat diminta tetap waspada, terutama terhadap bangunan yang mengalami kerusakan dan berpotensi roboh. Warga juga diimbau hanya mengacu pada informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan pemerintah daerah guna menghindari kepanikan akibat informasi yang tidak terverifikasi.

Proses pendataan korban dan kerusakan masih berlangsung. Karena itu, jumlah dampak yang tercatat saat ini masih berpotensi bertambah seiring masuknya laporan dari wilayah-wilayah yang terdampak.

Gempa yang terjadi kali ini kembali menjadi pengingat bahwa ancaman bencana tidak berakhir saat guncangan berhenti. Tantangan sesungguhnya justru dimulai setelahnya: memastikan korban mendapatkan bantuan, memulihkan infrastruktur, dan membantu masyarakat kembali menjalani kehidupan mereka dengan aman.

Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • BNPB: Gempa M 6,7 Sulteng Sebabkan Korban Jiwa, Sigi Paling Parah
  • BNPB: Gempa M 6,7 Sulteng Sebabkan Korban Jiwa, Sigi Paling Parah
  • BNPB: Gempa M 6,7 Sulteng Sebabkan Korban Jiwa, Sigi Paling Parah
  • BNPB: Gempa M 6,7 Sulteng Sebabkan Korban Jiwa, Sigi Paling Parah
  • BNPB: Gempa M 6,7 Sulteng Sebabkan Korban Jiwa, Sigi Paling Parah
  • BNPB: Gempa M 6,7 Sulteng Sebabkan Korban Jiwa, Sigi Paling Parah
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan